Posted on February 5th, 2010 by mezaluna
Kalimat majemuk
Kalimat Majemuk adalah kalimat yang mempunyai dua pola kalimat atau lebih. Setiap kalimat majemuk mempunyai kata penghubung yang berbeda, sehingga jenis kalimat tersebut dapat diketahui dengan cara melihat kata penghubung yang digunakannya. Jenis-jenis kalimat majemuk adalah:
1. Kalimat Majemuk Setara
2. Kalimat Majemuk Bertingkat
3. Kalimat Majemuk Campuran
4. Kalimat Majemuk Rapatan
Kalimat majemuk setara
Yaitu penggabungan dua kalimat atau [...]
Read More
Posted on January 31st, 2010 by mezaluna
Bila kita bertanya apakah struktur Fungsi, Peran dan kategori dalam sintaksis klausa dijumpai dalam semua bahasa di dunia, maka tidak perlu banyak penelitian untuk mengetahui bahwa memang semua bahasa memiliki kelas-kelas atau kategori tertentu. Tidak perlu banyak penelitian pula untuk menyadari bahwa struktur Peran terdapat dalam semua bahasa. Mestinya demikian, karena dalam semua bahasa perlulah [...]
Read More
Posted on January 31st, 2010 by mezaluna
Bagaimanakah Fungsi, Peran dan kategori “bekerjasama” dalam sintaksis klausa? Pemaparan berikut akan menjelaskan halnya.
Anda mengingat bahwa struktur fungsional klausa adalah struktur “formal”, dan dapat dikatakan juga “kosong”. “Kosong” menurut isi semantisnya, artinya menurut Peran, dan “kosong” menurut isi bentuknya, atau secara kategorial (asalkan nominal). “Kekosongan” Fungsi menurut “pengisi semantis” yang namanya Peran berarti bahwa Subjek [...]
Read More
Posted on January 31st, 2010 by mezaluna
Kategori sintaksis adalah apa yang sering disebut “kelas kata”, seperti nomina, verba, ajektiva, adposisi (artinya, preposisi atau posposisi), dan lain sebagainya. Ada banyak perbedaan di antara bahasa-bahasa di dunia dalam hal jenis dan jumlah kelas kata atau
kategori itu. Kategori lazim ditentukan kata demi kata. Misalnya, klausa yang baru anda baca ini dapat dianalisis sebagai berikut: [...]
Read More
Posted on January 31st, 2010 by mezaluna
“Peran” sintaksis adalah segi semantis dari Peserta-Peserta verba. Baiklah kita amati sekedar data yang baru, dalam (11) -(15), yang diambil dari bahasa Tagalog:
Tagalog
(11) B- um- iliang Nanay ng saging sa tindakan para sa bata.
beli IFS beli PT Ibu PNT pisang PNT toko PRP PNT anak.
‘Ibu itu yang membeli pisang di toko untuk anak’.
(12) B- in- [...]
Read More
Posted on January 30th, 2010 by mezaluna
Yang disebut “Fungsi” sintaksis di sini tidak asing bagi anda. Di SMP dan SMA anda sudah terlatih mencari “Subjek” dan “Predikat” dan “Objek” kalimat. Yang anda pelajari dulu adalah benar pada dasarnya, tetapi dasar itu sendiri kiranya kini perlu diteliti lebih mendalam. Fungsi “induk” dalam klausa itu memang Predikat. Predikat itu biasanya berupa verbal- artinya, [...]
Read More
Posted on January 30th, 2010 by mezaluna
Di dalam klausa, konstiten induk adalah verba (atau frasa verbal-demi mudahnya, baiklah kita pakai istilah “verba” saja); namanya secara fungsional adalah “Predikat”. Verba itu disertai nomina atau frasa nominal satu atau lebih (frasa nominal dapat menjadi nomina tanpa pemarkahan, atau nomina dengan pemarkah seperti sufiks kasus atau preposisi atau kedua- keduanya). Frasa nominal dalam (1) [...]
Read More