Posted on February 4th, 2010 by mezaluna
Danau Maninjau adalah sebuah danau vulkanik yang terletak di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat, Indonesia. Danau dengan luas sekitar 99,5 km2 dengan kedalaman mencapai 495 meter ini merupakan danau terluas kesebelas di Indonesia, dan terluas kedua di Sumatra Barat. Menurut cerita, Danau Maninjau pada awalnya merupakan gunung berapi yang di puncaknya terdapat [...]
Read More
Posted on February 4th, 2010 by mezaluna
Alkisah, di sebuah hutan belantara ada seekor induk singa yang mati setelah melahirkan anaknya. Bayi singa yang lemah itu hidup tanpa perlindungan induknya. Beberapa waktu kemudian serombongan kambing datang melintasi tempat itu. Bayi singa itu menggerakgerakkan tubuhnya yang lemah. Seekor induk kambing tergerak hatinya. Ia merasa iba melihat anak singa yang lemah dan hidup sebatang [...]
Read More
Posted on February 4th, 2010 by mezaluna
Cerita pendek atau sering disingkat sebagai cerpen adalah suatu bentuk prosa naratif fiktif. Cerita pendek cenderung padat dan langsung pada tujuannya dibandingkan karya-karya fiksi yang lebih panjang, seperti novella (dalam pengertian modern) dan novel. Karena singkatnya, cerita-cerita pendek yang sukses mengandalkan teknik-teknik sastra seperti tokoh, plot, tema, bahasa dan insight secara lebih luas dibandingkan dengan [...]
Read More
Posted on February 3rd, 2010 by mezaluna
Cintaku, tawa manismu (Sebuah Puisi)
Air yang mengalir membawaku pada sebuah cerita dongeng
Jamur warna-warni disemak mawar
Lalu kuhirup tawamu satu-satu
Maaf,baru kutemukan pelangi disudut bibirmu
Ingin kukecup muaranya pelan-pelan
Lalu kunyalakan lilin untuk pangeran berkuda putih
Yang memenangkan peperangan akbar
Atas nama cinta
Biar kutanyakan Harry Potter
Apakah dia punya ramuan ajaib
Yang bisa membangunkanku dari lena
Sungguh, aku terkena mantramu
JogjaSelatan,29 Juli’08
Read More
Posted on February 3rd, 2010 by mezaluna
Sepertiga Malam (Sebuah Puisi)
Kalau matahari dibisukan cahaya
Sungguh,kau adalah maha energi waktu
gravitasi yang merangkul huruf-huruf
dibalik dinding atas nama pertemuan
Kusebut namamu berulang kali dalam sujud
Disetiap juntai tasbih, diatas sajadah biru
Lalu kusebut kau bulan pukul dua belas siang
Bulan pukul duabelas siang
Mata malaikat itu aku, katamu
Mata malaikat itu, jangan pergi
Meringkuk berselimut tangis pengakuan dosa
Khilaf yang tak bisa usai, tak [...]
Read More
Posted on February 3rd, 2010 by mezaluna
Pertemuan Seusai Jeda (Sebuah Puisi)
Aku turun dari sana
Menunjuk tinggi yang tertutup kabut
Jauh datang kemari, hanya bertemu kamu
Yang aku tak tahu hanya diam
Segalanya terbenam banyu hening
Samar bagai bulan, merajut dimatamu
Ada apa, sebuah kata tanya
Klasik yang menjelma batu dibibirku
Lalu lidah terikat tambang
Menjulur dililit jutaan rambut, atas nama bisu
Jangan dipendam, sayang
Aku tak tahu yang ada disamudera itu
Ikan hiu [...]
Read More
Posted on February 3rd, 2010 by mezaluna
Meniti Embun (Sebuah Puisi)
Meniti embun diujung daun
Aku sudah mati karam,tertimbun tumpukan jerami
Tak pelak iba maut kini,aku bukan yang dulu
Segala biar kupendam saja,tak ada yang percaya
Segalanya diam,segalanya bisu
Aku sudah mati karam,terhimpit ribuan gunung
Magma krakatau menggeliat,malas berebut curam
Ribuan lili,jangan pergi
Aku sendiri di kaki Semeru,mendaki edelweis yang kering
Ranting-ranting basah terkubur bersama jaman
Tempatku bergantung,dibatas lapuk
Aku sudah menjelma,dari metamorfosa panjang
Tak [...]
Read More